jelaskan pengertian Kalimat Rancu dan Kalimat Tidak Rancu serat sebutkan contohnya?

 on Tuesday, April 29, 2014  

Kalimat Rancu dan Kalimat Tidak Rancu
Kerancuan atau yang dikenal juga dengan kontaminasi adalah pencampuradukkan bentuk bahasa
dalam konstruksi yang satu dengan bentuk konstruksi yang lain. Kerancuan berarti juga kekacauan. Kalimat yang rancu adalah kalimat yang kacau. Kerancuan ada yang langsung disadari sehingga segera dibetulkan dan ada pula yang tidak disadari sehingga kesalahan itu tetap diperbuat. Kerancuan dapat terjadi dalam kelompok kata dan kalimat, misalnya semakin hari; dan lain sebagainya.

Kata semakin atau makin dapat diikuti kata sifat atau adjektif. Misalnya, frasa semakin tebal, semakin
mantap, dan makin panjang. Akan tetapi, kata itu tidak pernah diikuti oleh kata benda atau nomina.
Tidak ada frasa semakin meja, semakin tahun, makin rumah, dan makin minggu. Jika ditemukan, kita dapat menduga ada sesuatu yang salah.

Perhatikan kalimat berikut ini!
Semakin hari semakin banyak orang
yang menyukai lagu ini.
 

Penggunaan frasa semakin hari itu suatu kerancuan. Memang ada ungkapan hari demi hari dan ada
pula ungkapan semakin lama. Contoh: Dua ungkapan itu terkacaukan sehingga muncullah
bentukan semakin hari. Bentuk dan sebagainya dan dan lain-lain biasanya digunakan untuk menambahkan sesuatu yang tidak disebutkan agar orang (pembaca) dapat menafsirkan
sendiri tambahan berikutnya secara leluasa. Untuk tujuan itu, orang sering mengacaukan kedua bentuk tadi sehingga muncul bentuk dan lain sebagainya yang perlu dihindari pemakaiannya.
Bentuk dan sebagainya digunakan apabila hal yang ditambahkan itu sejenis dengan rincian sebelumnya. Bentuk dan lain-lain digunakan apabila yang ditambahkan itu tidak sejenis.

Kerancuan seperti dalam kalimat-kalimat berikut juga sering dilakukan.
1. a. Perayaan itu dihadiri oleh semua guru. (benar)
b. Semua guru hadir dalam perayaan itu. (benar)
c. Dalam perayaan itu dihadiri oleh semua guru. (salah)
2. a. Dengan penataran ini kemampuan karyawan dapat meningkat. (benar)
b. Penataran ini dapat meningkatkan kemapuan karyawan. (benar)
c. Dengan penataran ini dapat meningkatkan kemampuan karyawan. (salah)
3. a. Pemenang akan mendapatkan sebuah hadiah besar. (benar)
b. Bagi pemenang disediakan sebuah hadiah besar. (benar)
c. Bagi pemenang akan mendapatkan sebuah hadiah besar. (salah)

Perlu diingat bahwa kata depan dalam, dengan, dan bagi tidak dapat digunakan untuk menandai subjek. Secara logika, kalimat “Bagi saya akan mendapatkan hadiah besar?” tidak dapat diterima. Seharusnya, kata bagi pada kalimat tersebut tidak perlu hadir.
;
jelaskan pengertian Kalimat Rancu dan Kalimat Tidak Rancu serat sebutkan contohnya? 4.5 5 tati Tuesday, April 29, 2014 Kalimat Rancu dan Kalimat Tidak Rancu Kerancuan atau yang dikenal juga dengan kontaminasi adalah pencampuradukkan bentuk bahasa dalam konstr...


1 comment:

  1. Sangat informatif sekali , terimaksih untuk sharenya.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.